1 (edited by Permanganate 2021-07-06 17:58:08)

Topic: (WTA) Coiling pada device Vaporesso SWAG PX80 + Adaptor 510 + RDA

Halo para suhu sekalian. Izinkan saya yang newbie banget ini bertanya. Saya coba cari jawaban di youtube dan website masih belum menemukan jawaban yang pas (apalagi website luar negeri jarang bahas coiling untuk RDA).

Saya ada beberapa pertanyaan, namun sebelumnya izinkan saya sharing (curhat) dulu supaya lebih bisa "relate" dengan ke-newbie-an saya hehe.

Saya masih awam dalam dunia RDA dan coiling.
Sebelumnya saya pakai device AIO dan terbiasa pakai coil bawaan dan di-rebuilt (RBK).


Karena mau eksplor lebih dan bisa ganti liquid dengan mudah (karena tinggal tetes, kalau pakai tank harus nunggu habis liquidnya),
sekarang saya pakai device Vaporesso SWAG PX80 dengan adaptor 510 authentic. Kapas Native Wicks Platinum Blend.
Saya pasang RDA nitorus.

Percobaan pertama coba saya pakai kawat pebuild dari ORIS: EL-LIEN --> secara spec NI80 alien, 0.2 ohm, diameter +/- 3mm.

https://drive.google.com/uc?export=view&id=1Lk-46mzytPmuv8hgRf0k9Xep33SuJG2q

Setelah dicek di swag px80, dia terbaca 0.45 ohm.
Setelah proses dryburn di 30watt dan wicking dengan kapas (bermodal nontong hampir semua tutorial di youtube tentang pasang coil dan wicking). Saya hajar di 40-55 watt. Hasilnya sangat jauh dari ekspektasi.
Rasa liquid (Mojito + Berry by tickets) yang keluar hanya dingin. Tidak manis sama sekali dan tidak terasa apapun (hambar). Berbeda dengan coil GTX + Tank bawaan yang main di 0.2 ohm + 55 watt rasanya manis, mint dan lemon keluar.
Karena penasaran saya coba naikkan terus wattnya tapi rasanya tetap hambar.
Saat saya bongkar, ternyata coilnya menghitam. Ini normal kah?

https://drive.google.com/uc?export=view&id=1NEL-27TU6XKdQXa2H12VHqXlM5QYpND4


Kenapa ya? Apakah karena powernya kurang? Hipotesis saya seperti itu karena di awal puff asapnya banyak tapi tidak ada rasa.

Karena berangkat dari hipotesis itu, saya coba coiling sendiri dengan Ni80 24 AWG merk UD.
Saya pakai diameter 2,5 mm dan lilit 6 kali. Hasilnya keluar 0.4 ohm. Saya coba tes dengan liquid yang sama dan dimainkan di 40-55 watt hasilnya keluar rasa manis dan lemon. Tapi masih belum maksimal (dibandingkan coil GTX 0.2 ohm). Asapnya juga kurang tebal.

Mohon maaf ini belum ada dokumentasinya

Akhirnya terakhir saya coba coiling ulang dengan kawat yang sama, diameter 0,25 mm dan pakai 4 lilit.
Saya cek di awal keluar 0.1 ohm.
Lalu saya running di 40-55 watt. Kemudian pembacaan berubah ke 0.3 ohm.
Untuk rasa tidak terlalu berubah dengan build sebelumnya.

https://drive.google.com/uc?export=view&id=1RmWxok0-A1-KhodGK0Psj_jSBTGq8yHo
Ni80 AWG 24 merk UD, diameter 0,2 mm 4 lilit Terbaca 0.3 ohm

https://drive.google.com/uc?export=view&id=12Roy0mBJ8Tq_nVBaY9DiD6dXE835BD96
Penampakan deck + coil + kapas

Untuk tes firing cek di sini:
https://drive.google.com/uc?export=view … dheMkAfEDF


Mohon masukannya suhu-suhu sekalian.
Untuk bisa keluarkan rasa dan cloud yang maksimal saya harus coiling seperti apa ya? Atau mungkin ada hal lain yang harus saya pelajari lebih lanjut.

Oh ya, saya lupa mention di atas. Tinggi coil saya pakai ukuran 5 pada penggaris bawaan RDA Nitrous di semua coil.

Terima kasih atas bantuannya suhu-suhu sekalian :cendol :hammer (wkwk eh bukan kask*s ya ini hehe)

indovapor

Re: (WTA) Coiling pada device Vaporesso SWAG PX80 + Adaptor 510 + RDA

saya coba bantu jawab ya gan, pakai ilmu saya yg masih dangkal jg...
ORIS: EL-LIEN, ini untuk dual coil / single coil ya? kalau tulisan 0.2ohm dan dapat 2 coil, kemungkinan ini untuk dual coil, jd kalau dipasang 1 (single) coil, kebacanya bakal 2x lipatnya...

soal dry burn, saran saya sih mulai dari watt 10, berapapun resistance coil, jgn langsung dikasih power gede.. untuk jenis NI80, biasanya ramp up cepat, jd kasih watt rendah udah bisa, tunggu sampai coil berubah warna jd kebiruan...
untuk wicking, sepertinya RDA nitrous ini gampang" susah, kalau sdh merasa persis seperti video tutorial, mungkin yg miss di ketebalan kapas....

lalu terakhir tanggapan saya, sebenernya device AIO itu ada spec dia minimal bisa baca resistance berapa ohm...
kalau saya cek di web vaporesso, ini AIO paling rendah di resistance 0.2ohm coilnya, jd kemungkinan kalau ada yg lebih rendah dari itu (mungkin dibawah 0.15ohm), bakal tidak bisa baca...

Rincoe Manto AIO | Artery Pal 2 Pro

Re: (WTA) Coiling pada device Vaporesso SWAG PX80 + Adaptor 510 + RDA

xrnldgrdy wrote:

saya coba bantu jawab ya gan, pakai ilmu saya yg masih dangkal jg...
ORIS: EL-LIEN, ini untuk dual coil / single coil ya? kalau tulisan 0.2ohm dan dapat 2 coil, kemungkinan ini untuk dual coil, jd kalau dipasang 1 (single) coil, kebacanya bakal 2x lipatnya...

soal dry burn, saran saya sih mulai dari watt 10, berapapun resistance coil, jgn langsung dikasih power gede.. untuk jenis NI80, biasanya ramp up cepat, jd kasih watt rendah udah bisa, tunggu sampai coil berubah warna jd kebiruan...
untuk wicking, sepertinya RDA nitrous ini gampang" susah, kalau sdh merasa persis seperti video tutorial, mungkin yg miss di ketebalan kapas....

lalu terakhir tanggapan saya, sebenernya device AIO itu ada spec dia minimal bisa baca resistance berapa ohm...
kalau saya cek di web vaporesso, ini AIO paling rendah di resistance 0.2ohm coilnya, jd kemungkinan kalau ada yg lebih rendah dari itu (mungkin dibawah 0.15ohm), bakal tidak bisa baca...

Wah, makasih infonya gan. Saya baru tau kalo ternyata coil prebuild yang isi dua harus untuk dual coil..... dan.... ternyata kalau dipakai cuma satu jadinya ohm naik 2x lipat. lol

Untuk dryburn, saya coba pelan-pelan di 5 watt - 10 watt kok enggak jadi biru ya gan? Jadinya kuning - coklat begitu. Apa saya masih cupu ya jadi salah prosesnya? Saya panaskan coil sampai merah rata terus berhenti. Gitu terus diulang-ulang tapi tetep aja kuning - coklat.

Oh ya, sekalian mau tanya untuk nilai ohm. Penting enggak sih saya ngejar di 0,2 ohm? Patokan saya sih di coil gtx yang ketemu sweet spot di 0.2 ohm + 55 watt. Nah ini saya kejar di ohm yang sama dan watt sama masih hambar. Mohon sharingnya suhu biasa main di berapa.

Terima kasih big_smile

Re: (WTA) Coiling pada device Vaporesso SWAG PX80 + Adaptor 510 + RDA

Permanganate wrote:

Wah, makasih infonya gan. Saya baru tau kalo ternyata coil prebuild yang isi dua harus untuk dual coil..... dan.... ternyata kalau dipakai cuma satu jadinya ohm naik 2x lipat. lol

Untuk dryburn, saya coba pelan-pelan di 5 watt - 10 watt kok enggak jadi biru ya gan? Jadinya kuning - coklat begitu. Apa saya masih cupu ya jadi salah prosesnya? Saya panaskan coil sampai merah rata terus berhenti. Gitu terus diulang-ulang tapi tetep aja kuning - coklat.

Oh ya, sekalian mau tanya untuk nilai ohm. Penting enggak sih saya ngejar di 0,2 ohm? Patokan saya sih di coil gtx yang ketemu sweet spot di 0.2 ohm + 55 watt. Nah ini saya kejar di ohm yang sama dan watt sama masih hambar. Mohon sharingnya suhu biasa main di berapa.

Terima kasih big_smile

tergantung jenis wire yg digunakan , nggk semua wire kalau setelah di dryburn bakal berubah warna.. setau saya cuma di Ni dan SS... waktu dryburn, semisal ada bagian kawat yg nggk menyala, bisa digosok / digesek dengan pinset buat ilangin hotspot..

nggak terlalu penting kok menurut saya, yg lebih penting di wicking / kasih kapasnya... lalu ketinggian coil / jarak dengan airflow.. lalu setting airflow... selisih 0.1 - 0.3 ohm itu wajar kok... perbedaan settingan watt nggk selisih jauh...

Rincoe Manto AIO | Artery Pal 2 Pro