Dari desain chamber dan ukuran af nya, ane boleh bilang hadaly atty nanggung. Too airy menurut ane ya.. keknya sih memang didesain utk bisa sedikit nyenggol ke cloud juga. Artinya flavor yg dihasilkan juga kurang dense. Menurut ane lho ya...

Ane vote for TM, karena karakter atauatasingle "feel" single coil pada hadaly sama saja dengan single coil pada TM, jadi kalau di build  dual coil pasti lebih kerasa flavornya.

1. Udah
2. https://www.instagram.com/p/BWic2H2gs9E/
3. Serpent BF RDA, dari ukuran 22mm nya udah terbayang flavornya
4. Semoga
5. Udah

3

(8 replies, posted in General Discussion)

dirairawan wrote:

halal ?

Deja vu

adhitp8 wrote:

Gua saranin lu belajar juga barengan Ts.

Quote of the day

Masuuuuuuk @bimbomtut

https://www.instagram.com/p/BSyvSowAjun/

6

(4 replies, posted in General Discussion)

Tulisan atomizer low itu berarti ohm di build ente lebih rendah dari batas terbawah yg mod ente bisa baca.

Situ yakin ohm nya terbaca 0,9 bukan 0,09?

xpro99 wrote:
otonxz wrote:
dimasyunandio wrote:

pake liquid Cn bang. . kena lunturan soalnnya kapas pasti warna merah seperti rdanya.. trus di rdanya juga liquid e tercampur warna merah gtu..

CN?? Dan terjadi lagiiiiiiii..
Ganti liquid broo..
Klo ga cobain ente drip dulu k rda tungguin +- 1-2 jam tanpa firing..
brubah kga warna kapasnya (jdi merah)

klo merah ya tinggal kasih pembalut aja sih wkwkwk

---------------------------------
masa iya sih TS ga bisa bedain merahnya cat sama merah akibat liquid. tp klo kecoklatan sih ya seperti kata om putra diatas, itu karena liquidnya. malay sih, coba liquid yu es big_smile

Merah cat apa liquid sih jadi bingung ane...

8

(7 replies, posted in General Discussion)

evan.ae wrote:

Mau tanya gan,ane mantan perokok,beralih vapor baru sekitar 3 minggu nan ini.
Vape saya pakai buat daily vape,layaknya rokok (ketika pengen ngisep saya vape kpn aja sesuai keinginan)
Tpi akhir2 ini saya sering terkena sariawan
Apa emg gejala awal ngevape seperti itu?ato emg tiap orang beda2?

Sebagian besar vaper newbie "bermasalah" dengan vaping style dan build atty nya. Umumnya sih keluhan cuman mulut kering doang, karena chain vape dan main watt yg terlalu tinggi (kena dryhit/hotspot).
Saran ane, sering sering main ke vape shop untuk konsultasi. Akrabin tuh si shop keeper nya, yg biasa bikinin build untuk.customer. tanya tanya dan upgrade basic knowledge ente.
Kalau cuman konsultasi via forum gini agak susah sih, karena ane dulu awal mulanya vaping kan juga belajar dari nol...

hashidiq wrote:
bimbomtut wrote:

Bagi ane fuchai sangat recommended. Nggak pernah rewel, gak pilih pilih atomizer. Ada fitur preheat juga.
Lagian dia mau keluar juga yg versi 1 batere. Menarik tuh...

versi 1 batere tetep pake nama sigelei fuchai 213 ya, ada embel2 mini nya hahaha
80 watt tapi namanya sigelei fuchai 213 mini

Kalau ga ikut cloud chasing contest ya ga perlu pake mod 3 batere juga sih ane.. wkwkwk... awas jadi korban reviewer yutub

10

(3 replies, posted in General Discussion)

Keluhan ente bisa jadi disebabkan vaping style bro sendiri.
Coba dikoreksi hal-hal berikut:
Apakah ente chain vaping?
Apakah ente upgrade RTA ke RDA dengan tujuan utk kejar vapor banyak?
Apakah setelah pake RDA ada "kecenderungan" jadi cloud chaser tanpa ente sadari?

Selain faktor di atas, menurut ane tidak ada yg salah.
Volume vapor yg terlalu banyak/dense/pekat mungkin sebabnya. CMIIW

11

(42 replies, posted in General Discussion)

Bagi ane fuchai sangat recommended. Nggak pernah rewel, gak pilih pilih atomizer. Ada fitur preheat juga.
Lagian dia mau keluar juga yg versi 1 batere. Menarik tuh...

12

(6 replies, posted in General Discussion)

Wkwkwk... lagi lagi wismec 2/3
Emang trouble nih device, banyak banget kasusnya ya.
Dulu pas pake avocado ane kira atty nya yg bermasalah. Ternyata pin connector mod nya yg "letoy",

Kalau ada budget mending ganti mod deh..

13

(42 replies, posted in General Discussion)

Ane ada pengalaman buruk dengan wismec, jadi kalau suruh milih antara 2 opsi tersebut mending ane lari ke smok walaupun blm pernah coba.

Saran om has bagus tuh.. fuchai 213/praxis banshee

14

(6 replies, posted in General Discussion)

Ane biasa clapton 26/32, id 3mm, 4/5 lilit..

Hati hati wickingnya ya, soalnya kunci enak nya di situ.

15

(7 replies, posted in General Discussion)

Ane sempat punya yg RTA doang...
Minusnya cuman dia ga bisa single coil, dan copot top cap untuk refill nya susah.

Selain itu semuanya PRO

Kalai ente yakin warna merah itu adalah lunturan RDA nya ya sebaiknya jangan diterusin bro... kasih tau temen lu juga. Atau jangan jangan ada yg salah dengan cara handling RDA nya. Misal, dicuci pake chemical... atau di cat ulang....

https://m.facebook.com/joni.joni.547

18

(99 replies, posted in General Discussion)

Kok aneh ya?
Ane baru merasa pusing pas liquid habis...

Beli lagi = bini marah
Ga beli = ga eksis

1. Atomizer tetap dingin walau dihajar watt tinggi

2. RecoiL

20

(2 replies, posted in General Discussion)

Zraei wrote:

Rekomendasi RDA yang bagus apa ya bro ??
Yang ngebulnya paling mantap

Semua RDA bagus kok, asal bisa buildnya bro.

Googling aja best RDA for cloud


Salam cotton bacon.

21

(5 replies, posted in General Discussion)

rakhadewa wrote:
hashidiq wrote:

ya sesuai kebutuhan/pengennya,
ya atty bisa diliat karakternya jg dari penampakannya
tinggi atau pendek
airflownya bagaimana
airflow depan/atas/bawah
bentuk cap nya
dll
ya bisa lah dikira2 itu atty kayak gimananya.

itu sih airflow nya diatas si Sapor
setting biar rasanya bener bener keluar gimana yaa gan?

Begini mas, pertanyaan ente sebenarnya bagus, namun sayangnya penjelasan gimana supaya rasa bener2 keluar dan mengalahkan serpent mini itu TIDAK bisa dijabarkan dengan mudah di forum yg isinya tulisan kayak begini.
Mas kan pemula, maka saran saya, main ke vaporshop dan belajar di sana tentang basic knowledge dulu (bikin coil, pasang kapas). 2 hal itu sangat sangat penting dan ente harus masterin dulu. Cari mentor yg enak, sambil santai sambil belajar.

Saya yakin kalau wicking dan heat control ente "PAS", maka FLAVOR bukan lagi impian.

Salam cotton bacon 100% real pork meat

22

(8 replies, posted in General Discussion)

Terima kasih atas semua jawaban yg masuk. Tapi ane masih blm puas, masih ada yg ngganjal di pikiran ane, butuh pencerahan lagi. Mungkin sedikit mengulang pertanyaan sebelumnya, supaya ane jauh lebih paham.

Apabila ada 2 persamaan berikut:
a) 22W/3.7V/0.62ohm
b) 68.5W/3.7V/0.2ohm
Anggap saja jenis kawat sama, berarti yg membedakan hasil bacaan hanya jumlah lilitan.

Ini pertanyaannya bro:
1. Dengan memakai rumus P=V*V/R, maka "bobot" Watt pada persamaan a) dan b) seharusnya SAMA. Ya atau tidak?
2. Pemahaman ane apabila keduanya difiring selama 5 detik, maka b) coilnya LEBIH PANAS daripada a) karena nominal Watt yang lebih tinggi walaupun secara rumus ohm's law mereka berdua sebenarnya SAMA. Ya atau tidak?
3. Apabila ane pake liquid lalu mendapatkan sweet spot persis di settingan a), apakah ane PASTI dapet sweet spot juga dengan settingan b) karena mereka pada dasarnya SAMA? Ya atau tidak?
4. Mengenai airflow, apakah besar kecilnya bukaan airflow HANYA tergantung pada berapa tinggi Watt yg kita pakai? Ya atau tidak?
5. Berarti settingan b) butuh airflow lebih besar daripada a) apabila ane mau long drag/inhale. Ya atau tidak?
6. Saat ini ane main dengan settingan a) namun ane gak nyaman, perut terasa kembung karena saat ane long draw dia belom panas (alhasil volume udara dingin yg masuk lebih besar daripada warm vapornya). Apabila ente menghadapi ginian solusi pas nya bagaimana selain minum promag atau mylanta? Kalau Watt ane gedein supaya vapor banyak, maka bacaan voltase batere lebih dari 5-6V. Ane browsing2 katanya cara ginian ga dibenarkan dan bisa mengurangi umur batere karena "dipaksa" melebihi kapasitas kerja nya yaitu 4,2V full charge.

Thanks,
Salam cotton bacon

23

(546 replies, posted in General Discussion)

hashidiq wrote:
bimbomtut wrote:

Ane kuli oom...
Belum mencapai tahap financial freedom.
Masih macul terus 24/7

tp freedom to financial ya big_smile

Bloody path to financial freeeeeeeeeeeedom...!!!!!!!

(Inspired by Mel Gibson as William Wallace)

24

(20 replies, posted in General Discussion)

putraramadhan76 wrote:
bimbomtut wrote:

Gw punya narda clone.
Berhubung masalah wattage sama voltage ane masih bodoh, jadi ane share seputar cara coiling ane saja.

Karena build deck (jarak post) narda pendek, biasanya untuk coil di build posisi diagonal (miring ke salah satu juice chamber). Nah, pastikan kapas ente tidak menutupi lubang airflow. Aliran udara kudu lancar nabrak ke coil.

Lalu yg berikutnya, atur posisi coil ente sedikit diatas lubang airflow (diincer dari samping), jangan rata atau dibawah lubang airflow. Ini untuk memastikan seluruh vapor hasil pemanasan coil (termasuk sisi bawah coil) tersedot semua.

Kalau pake narda ane main watt tinggi ga kuat panasnya.

Salam cotton bacon...

Nah bagus nih tips dari user, coba di praktekkan.
Kalau narda emang gak cocok buat watt tinggi, single coil atty kan hampir gak ada yang buat watt tinggi  big_smile

Ane ga suka cendol, jadi ga usah kasih cendol...
Siobak asin aja ya.

Salam cotton bacon

25

(20 replies, posted in General Discussion)

Gw punya narda clone.
Berhubung masalah wattage sama voltage ane masih bodoh, jadi ane share seputar cara coiling ane saja.

Karena build deck (jarak post) narda pendek, biasanya untuk coil di build posisi diagonal (miring ke salah satu juice chamber). Nah, pastikan kapas ente tidak menutupi lubang airflow. Aliran udara kudu lancar nabrak ke coil.

Lalu yg berikutnya, atur posisi coil ente sedikit diatas lubang airflow (diincer dari samping), jangan rata atau dibawah lubang airflow. Ini untuk memastikan seluruh vapor hasil pemanasan coil (termasuk sisi bawah coil) tersedot semua.

Kalau pake narda ane main watt tinggi ga kuat panasnya.

Salam cotton bacon...