Saya sering, barang aman, packaging bagus.

2

(2 replies, posted in General Discussion)

jebolnya ketika dipake atau baru pasang batre udah jebol?

resistancenya berapa emangnya di atomizer yg dicoba?

4

(72 replies, posted in Mechanical)

6sucknsuck9 wrote:
putraramadhan76 wrote:
6sucknsuck9 wrote:

mecha pake ss316L 0.2 aman ga suhu?

Noisy cricket? Tergantung baterainya, lagian kalau series Mech,  build kerendahan malah terlalu galak gak bisa di inhale

iya NC 2 , pake dual batre awt oten 40A + single notch coil 0.2ohm. safety kah suhu?

nggak, bahaya.

5

(4 replies, posted in General Discussion)

Yang bikin panas mod itu ketika jumlah Ampere yang dibutuhkan melebihi kapasitas nyata Ampere diberikan batre (bukan yang tertulis di batre). Modnya jadi panas karena batre di dalamnya memanas. Kalo batrenya bener sih, di RX200 di 150-200 watt jg nggak panas modnya. Batre2 yang rating Amperenya nggak bener  itu biasanya batre yang rewrap dari merek lain, contoh: MXJO, Efest, Vamped, Keeppower, AW, Ultrafire, Trustfire, Orbtronic, EHGTL, Robiton', Imren, Nitecore, AWT, EagleTac, AmpMax, Basen, BattEnergy, EnerPower, Fenix, Intl-outdoor, Redilast, Xtar.

Source: saya pakai rx200 dan sering pake di 150 watt.

dhikaph wrote:

Batre pake MXJO, AWT dan effest bro.. Jadi misal ane pake ohm 0.2, buat ngejar volt 3.7 ane pake watt 40, nah itu 2x ~ 3x ngedrip lancar, selanjutnya langsung ga bisa bro, kadang ada tulisan "low battery", kadang "short circuit", kadang "too hot". Alhasil sekarang ane pake tank diatas 0.5 ohm dengan watt 16W ~ 24W.. dan itu lancar sih..

Saya ada beberapa pertanyaan:

AWTnya yg jenis mana?
MXJOnya yg jenis mana?
Efestnya yg jenis mana?

Karena begini, kalau pake coil resistance di 0.2ohm, kemudian dihajar dengan voltase 3.7v, itu yg keluar bukan 40 watt, melainkan 68.45 watt. Di setting seperti itu, tarikan daya yang diperlukan adalah 18.5A. Secara dagger itu 1 batre, berarti 18.5A ini harus disediakan oleh si batre itu sendirian. Nah, daya yang bisa disediakan AWT/MXJO/Efest itu sebenernya nggak sampe rating yang mereka claim di bungkusnya. Ketika daya yang ditarik melebihi kapasitas, yang terjadi adalah batre memanas dan simpenan tenaga (mAh) berkurang drastis. Itu kenapa muncul tulisan "low battery" dan "too hot."

Batre teman yang LG pun, itu batre LG yg jenis apa? Kalau high drain LG dan authentic, seharusnya bisa2 aja.

Semoga membantu.

syamz_pw wrote:

Bang kalo cari bahan dimana ya bang? Buat bikin tube mod..
Newbie bang mohon info ilmunya hehe.. makasih bang mohon di bales..

bisa mulai dari sini untuk cari tabungnya https://www.tokopedia.com/mitrakaryasteell

saya cenderung lebih suka minikin 2, karena firingnya lebih cepat drpd vgod pro.

coba tanya kakaknya: dia pake liquidnya apa, berapa miligram nicotinenya, atomizernya apa, dipake di modnya berapa watt, kemudian kembali lagi ke sini dengan infonya.

kalo di toped saya belom pernah bermasalah sih, biasanya saya lebih merasa nyaman kalau beli dari yang gold member dibanding yang non-gold member. kemudian saya juga melihat persentase transaksi sukses mereka, kalau di atas 95% saya nggak khawatir.

SkyRC MC3000 bagus dan bisa cepat

100% makhluk hidup yang menghirup oksigen, mati di kemudian hari.

#gerakanantioksigen

atomizernya apa?

batrenya korslet, jangan dipake lagi ya batrenya.

Kriteria saya untuk atomizer simple sih:.
1. Airflow harus alus dan nggak berisik. Kalau saya nggak tidur, saya pasti ngevape. Kalau airflow berisik, ganggu banget.
2. Maintenancenya harus mudah dan gak ribet. Mudah dicuci, dibersihkan, dan dikeringkan.
3. Build deck harus gampang dipakenya. Kalau ribet build decknya, males makenya.

Saya gak taro flavor karena menurut saya, selama design atomizernya nggak konyol, flavor itu tergantung build dan power aja. Atomizer gede, ya jangan pake build kecil dan power rendah; gitu aja.

Untuk RTA: Serpent Mini 22. Setelah itu nggak minat lagi beli RTA kecil, karena untuk kebutuhan saya Serpent Mini 22 udah memenuhi semuanya. Saya beli ketika baru keluar, sampe sekarang nggak pernah beli lagi RTA. Favorite build saya di sini SS316L 24awg ID 2.5mm 5/6 wrap spaced coil @ 20-40 watt tergantung liquid dan drip tip.

Untuk RDA: saya belom bisa bilang sih. Saya pikir Goon 24, tp saat ini saya lebih suka Twisted Messes 24. Setiap saya pake RDA-RDA laen, ujung2nya balik lagi ke Twisted Messes 24. Baru2 ini dateng clone Recoil yang pake material SS316, tapi akhirnya balik juga ke Twisted Messes 24. Favorite build saya di sini Ni80 22awg ID 3.5mm 7/8 wrap contact coil @ 100-120 watt tergantung liquid.

Untuk RDTA/Genesis: Vaponaute Le Mirage. Sebelum saya pake Le Mirage, saya suka banget Limitless RDTA dan Limitless RDTA Plus. Saking sukanya saya punya 22nya. Semenjak Le Mirage, kedua RDTA itu nggak pernah saya pake lagi. Le Mirage, untuk saya, menghasilkan flavor yang bersih dan bright dan liquid2 yang complex itu bisa dipilah2 rasanya. Di atomizer laen saya sering gonta-ganti build, tapi di Le Mirage cuma 1 build aja: Kanthal A1 26awg ID 2.5mm 7 wrap spaced coil @ 30-50 watt tergantung liquid dan drip tip.

Kalau subohm tank (yang pake premade coil) saya gak pake, karena kalau coilnya nggak ada yg import lagi, lah trus gimana hahaha

triwe wrote:

saya rda pake subzero24, bisa pake di pico asal pake heatsink.. smile

ahahaha niat ya

saya pribadi sih pico pairingnya sama serpent mini udah paling pas. kecil, hemat liquid (cm saya pasang round wire aja), hemat batre karena cm di 20an watt saya pakenya.

mage rta menurut saya biasa aja, repot maintenancenya terutama ketika mau refill. hidden o-ring (asumsi ada hidden o-ring ya ini saya) di bawah jg gampang dol (dan nggak bisa direplace), sehingga sering leak.

kalo merlin mini saya belom pernah coba.

merlini mini dan mage rta nggak muat di pico

HERPONLES wrote:

Untuk battery life nya gimana om?? irit kah? ada yang bilang 2 hari sekali baru ngecharge..

praxis banshee saya pairingnya dengan twisted messes 24, 100 watt 0.18ohm, yaaaa sekitar mulai dari jam 10 sampe jam 5an palingan tahan batrenya ya, setelah itu batrenya abis bis bis.

putraramadhan76 wrote:
HERPONLES wrote:

dari hasil lurking2 katanya cuma bisa di ukuran atomizer ngga lebih dari 22 ya om? ane pake 25 bisa ngga tuh ya? sad

Bisa, cuma ada overhang, kan dia gak ada penghalang fisik kayak pico jadi pasti bisa aja. Cuma, bagi Ane overhang itu jelek, gak tahu sih kalau orang lain, selera kan beda - beda

nggak ada overhang kok, saya pake sampe 25mm flush.

kurang info nih... essencenya apa? rasionya pg/vg-nya berapa? persentase essencenya berapa?

dengan info yang diberikan skrg, saya cuma bisa jawab solusinya adalah coba bikin lagi aja sampe enak.

Eka wrote:

Saya juga sangat tertarik karena designnya itu.. Selama ini masih setia sama Rx200. Cuma udah pegel sama beratnya.
Dan belom pernah coba TC. Saya nyari yang awet2 aja sih ga sering gonta-ganti mod.
So overall "cukup" satisfied ya om mm?

cukup puas untuk pemakaian sehari-hari. kalo resistance di kisaran 0.5 (+/-) dan watt di kisaran 45-50, tahan sih dari pagi sampe malem, ngevape sekitar 5ml liquid.

Yanajoez8 wrote:

ijin nyimak gan, dan apakah delay firingnya sama seperti praxis decimus??

nggak, nggak separah praxis decimus hahaha

Saya beli Praxis Banshee semata karena suka designnya aja.

Poin2 yang bisa saya utarakan:
- Hand-feelnya enak.
- Displaynya mudah dilihat.
- Display hanya menampilkan satu dari: resistance (ohm), power (watt), temperature.
- Pembacaan resistance kurang akurat, terutama kalau batre sudah mulai habis. Sejujurnya saya bingung kenapa kalo batre mulai abis ini lebih sering terjadi.
- Battery power management cukup oke, device cut-off sejauh ini di ~3.4v.
- Build quality rapih, pintu battery di bawah dan aman sejauh ini.
- Ringan.
- Temperature control sampe sekarang saya belom coba, jadi nggak tau juga akurat apa nggak.
- Saya agak curiga dengan power/watt modenya: terasa lebih powerful dari ekspektasi saya. ~40 watt di Banshee seperti 50+ watt di device laen. Apakah penipuan display atau memang chipnya segitu bagusnya, nggak tau juga... saya nggak punya alat2 untuk memastikan itu.
- Ada sedikit delay di firing, tapi nggak mengganggu. Kecuali mungkin kalau sudah terbiasa make Hexohm atau DNA sih pasti terganggu.

Saya belom bisa rekomen ini sebagai mod satu2nya tanpa backup, karena saya baru pake juga sebulanan; tapi saya pribadi paling sering pake mod ini sehari-hari ketimbang yang laen.

rianpdna wrote:

Science is science...
Kenapa judulnya "KEBOHONGAN", gampangnya begini?
1. Karena sains, disiplin ilmu pengetahuanlah yang jujur. Kalau diberi judul kejujuran sama saja melanggar (membohongkan) disiplin ilmunya.
2. Belum ada teknologi chip ataupun teknologi nano yang teruji/ sertifikasi/lisensi dapat menaikkan daya (ampere) sesuai/ sama persis (ada faktor) dengan ampere yang diinginkan.
3. Voltase bisa dinaikkan tetapi daya (ampere) sebenarnya ikut pada daya input. Baterai menurun, daya outputnya ikut menurun.
4. Karena faktanya adalah spesifikasi yang digembor-gemborkan tidak sesuai dengan praktik sebenarnya. Gampangnya, kalau ada lisensi resmi/ lisensi asosiasi/ ISO, bolehlah untuk percaya dengan spesifikasi produk.
5. Dan lain-lain (????)

1 & 4: Anda ngomong science, tapi membuat claim absolut dengan sampling berjumlah 1. Yakin mau ngomong ilmiah?
2: Udah pernah riset? Chip apa aja yang sudah anda pastikan hasilnya tidak sesuai dengan claim? Bisa memberikan kami semua akses ke dalam hasil riset anda? Apakah ini semua chip yang ada yang digunakan untuk vaping? Berdasarkan riset apa anda mengklaim tidak adanya teknologi chip tersebut? Margin of error yang anda bisa terima pada penaikan daya sebelum menganggap itu gagal, itu berapa %?
3: Ini serius? Pernah dengar PWM? Atau penaikan daya melalui multi-batre?

Kalau anda mau diskusi serius, kami dengan senang hati menerimanya. Tapi sulit untuk kami menerima anda dengan serius karena post anda sebelumnya yang begitu fantastis tanpa sandaran yang empiris.

Satu2nya hal yang bisa dipegang secara empiris dari hasil posting original adalah bahwa mod yang dipakai dalam testing tidak sesuai dengan klaim mod tersebut.

Presidentsir wrote:

Mau tanya kenapa ya ane susah banget ngejar cloud klo pake RDA goon? Coil setup dual single coil 5 lilitan, main di max 45wat, ohm dapet 0,20-30 ohm

Berapa AWG ini? Berapa Inner Diameternya? Kalo cuma 24, 26, 28 sih nggak keluar cloudnya di Goon 22.

Presidentsir wrote:

- Kenapa ya kok rasanya pas inhale tenggorokan ane kayak ngga kuat narik terus sampai ke dalam lung. ( main di 30-45watt) *yg ane rasa seperti cloud banyak banget tapi tengorokan kayak nyerah gitu. Ini kenapa ya? Apa tehnis inhale ane salah? *tapi klo pake RTA ane sudah terbiasa sampai poll. Atau memang lumrah/perlu pembiasaan?

Perlu pembiasan kayaknya. Bisa juga liquidnya terlalu harsh. Atau mungkin ada hotspot atau hotlegs. Bisa juga dry hit. Coba firing dalam keadaan wick basah, copot top capnya, dan lihat apakah coilnya nyala jadi merah atau nggak dalam durasi yang diinginkan.

Untuk referensi, karena kebetulan saya lagi pake, ini build saya di Goon 22 (clone):

Fused Clapton SS316L 24*2/32, 7 wrap, ID 3mm, 0.11 ohm, firing di 151 watt pake RX200.
https://s12.postimg.org/ppkn1fpjh/2016_10_12_09_19_09_1.jpg

Semoga membantu.

EDIT: Spelling.