Topic: Rincoe Manto 228w Mod Review

Saya menebak ibu dari varian Rincoe Manto adalan Manto mod kit 228w (selanjutnya saya sebut Manto TC aja), karena dari segi design, tampilan, dan fitur lebih advance dibanding varian Manto lainnya. Untuk pasar di Indonesia Manto TC tidak dikemas bersama Metis Mix RTA, hadir dengan lima varian warna yaitu biru, abu-abu, rainbow, hitam dan merah.

Dari sisi design tampilan cukup cantik, ergonomis, pas dan nyaman saat digenggam dan tetap matching dengan atomizer ukuran 26 mm sekalipun.

Tampilan layar OLED yang luas menambah kesan high tech apalagi dengan tambahan tulisan dikemasan “3D User Interface” – sebetulnya bukan 3D sesungguhnya hanya bentuk tampilan grafiknya seakan-akan 3D.manto mod 228w

Keunggulan lain adalah menu pengoperasiannya yang sangat simple, tombol-tombol yang nyaman serta finishing materialnya cukup kuat, kelihatannya cat tidak mudah terkelupas.

Kompartemen battery cukup mudah dibuka walaupun menggunakan magnet yang cukup kuat.

Salah satu keunggulan yang menonjol dari Manto mod kit ini adalah firingnya yang responsif hanya sekitar 0.002 detik sudah mencapai firing maksimum.

Secara umum, tidak salah kalau halaman vaping360 menobatkan Manto TC ini peringkat ke 5 untuk kategori “Best High Wattage Mods 2018” dengan point 9.4 !

Spesifikasi Manto TC termasuk regulated mod dual battery serial (2×18650) dengan maksimal power sampai 228 watt. Ada 4 Mode pengoperasan mulai dari mode power/watt (VW), mode by pass, mode TC (temperature control) dan mode TCR (temperature coefficient resistance).

Khusus untuk Manto TC sudah tersedia fitur Preheat yaitu Min, Normal, High dan Max, masing-masing mempunyai tingkat power berbeda-beda untuk saat firing.


The Manto 228W TC Mod featuring a surreal 2 inch screen with a 3D feel that sets it apart from the competition, a near-instantaneous firing time of 0.002, a variety of protections, such as Short Circuit Protection, 10 Second Cut Off Time etc.

Rentang resistensi yang diterima oleh Manto TC untuk mode Power dan By Pass adalah antara 0.08 ohm – 5.0 ohm lalu pada mode TC (temperature control) direntang 0.05 ohm – 3.5 ohm, dan rentang temperature pada mode TC adalah 200ºF-600ºF (100ºC-315ºC).

Pada buku manual tertulis rekomendasi pemakaian pada resistensi 0.3x ohm untuk mode VW (power), namun saya percaya dengan performance Manto TC ini masih bisa stabil jalan dengan resistensi dibawah 0.1x ohm dengan catatan menggunakan battery yang sesuai.

Manto TC juga dilengkapi dengan USB untuk charging battery dengan batas 5 volt/2.0 ampere. Namun saya pribadi sangat menyarankan untuk mencharge battery diluar.

Dasar-dasar pengoperasian rincoe manto 228w kit :
Untuk mengaktifkan cukup tekan tombol firing 5 kali berikutnya mod akan aktif dengan menampilkan animasi ‘Rincoe’ pada layar. Begitu pula sebaliknya untuk mematikannya juga dengan menekan tombol firing 5 kali lalu mod akan off.
Saat mod telah aktif kita dapat memilih mode pengoperasian dengan memencet tombol firing 3 kali lalu tekan tombol minus atau plus untuk memilih mode seperti : VW (variable wattage – power), By Pass (power langsung dari battery), Ni (penggunaan kawan nickel untuk TC), SS (penggunaan kawat stainless steel untuk TC), TCR (penggunaan TCR untuk TC) – setelah memilih pilihan yang diinginkan lalu tekan tombol firing untuk mengaktifkan.
Khusus untuk Manto TC sudah tersedia fitur Preheat yaitu Min, Normal, High dan Max, masing-masing mempunyai tingkat power berbeda-beda untuk saat firing.
Rentang resistensi yang diterima oleh Manto TC untuk mode Power dan By Pass adalah antara 0.08 ohm – 5.0 ohm lalu pada mode TC (temperature control) direntang 0.05 ohm – 3.5 ohm, dan rentang temperature pada mode TC adalah 200ºF-600ºF (100ºC-315ºC).
Untuk mengatifkan fitur Preheat di mode VW/Power, tekan tombol firing 3 kali lalu pilih dan klik firing “VW Mode” selanjutnya muncul pilihan : Min, Normal, High dan Max.
Untuk mengunci tombol (lock) kita dapat menekan bersamaan tombol plus dan minus beberapa saat akan muncul pilihan ‘Lock’ pada layar, artinya tombol plus dan minus tidak bisa diaktifkan. Untuk mengembalikan kesemula tekan kembali bersamaan tombol plus dan minus dan akan muncul ‘Unlock’
Bila mana kita mengganti atomizer dan ternyata nilai resistensinya berbeda akan muncul ‘New Coil+’ dan ‘Same Coil-‘ artinya bila kita memutuskan untuk mod membaca ulang dan menerapkan nilai resisten yang aktif tekan tombol plus, namun bilang tidak ingin mengganti nilai resistensi tekan tombol minus. Saran saya sebaiknya pilih ‘New Coil+’ dengan menekan tombol plus agar chip membaca bilai resisten atomizer yang aktual.

Beberapa notifikasi pada layar yang mungkin muncul antara lain
“Check Atomizer” artinya mod tidak mendeteksi atomizer terkoneksi ke mod
“Shorted”artinya atomizer terdeteksi ada yang shorted (konslet)
“Check Battery” artinya kemampuan kapasitas battery tidak mencukupi dengan power yang diset
“Too Hot” mengindikasikan board chip mod terlalu panas, biasanya diatas 65ºC akan m. uncul peringatan ini.

In Conclusion of https://coilbuilds.com/rincoe-manto/:
Manto TC menurut saya pribadi dapat diandalkan, dari mulai design, fitur dan performa tidak mengecewakan untuk kelas mod dikelas menengah.

Perfoma sangat optimal dimode VW namun sedikit catatan bila kita menggunakan mode TC (temperature control) dan TCR (temperature coeffisien resistance).

Saat memilih mode TC dan TCR akan berjalan normal diawal, power mengikuti alur curva material. Namun saat akan koil kering ternyata kurang bisa dihandle oleh chip, sehingga sering keblablasan sampai dry hit. Tapi tidak terjadi kalau atomizer kita single coil, TC akan berjalan namun dipuff kesekian supply power agak mengambang.

Secara umum Rincoe manto 228w bisa diandalkan, performa untuk mode VW tidak perlu diragukan sangat responsif kemudian design dan finishing material juga tidak mengecewakan.

Sangat patut dipertimbangkan masuk dalam wish list untuk kategori mod dual battery.

smoant.com